0

Suasana Dialog Pendidikan & Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen (SIM) IGI bersama Kadisdik Luwu Utara dan Kacabdis Wilayah XII Sulsel.

MASAMBA – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Luwu Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal transformasi digital di sektor pendidikan. Pada Kamis (16/7/2026), IGI Luwu Utara sukses menggelar acara "Dialog Pendidikan & Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen (SIM) IGI" yang mengusung tema Sinergi Membangun Pendidikan Luwu Utara yang Berkualitas Melalui Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme Guru di Era Transformasi Digital.

Acara yang berlangsung strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Luwu Utara serta Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah XII Provinsi Sulawesi Selatan.

Peluncuran Fitur Ujian Terintegrasi SIM IGI

Di hadapan para pemangku kebijakan pendidikan tersebut, pengurus IGI Luwu Utara secara resmi memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang tersemat di dalam platform SIM IGI, yakni fitur Ujian QR Code Generator IGI.

Inovasi ini dipresentasikan sebagai solusi konkret untuk menyelenggarakan evaluasi pembelajaran digital yang lebih praktis, aman, dan meminimalisasi celah kecurangan. Dengan sistem ini, guru cukup mengubah tautan soal menjadi QR Code, dan siswa dapat memindainya menggunakan aplikasi SIM IGI yang dilengkapi fitur pengunci layar otomatis selama ujian berlangsung.

Kadisdik Luwu Utara Minta Rekomendasi Kebijakan

Pemaparan terkait inovasi digital ini mendapat apresiasi positif dari jajaran pemerintah daerah. Dalam sesi dialog pendidikan, Kadisdik Luwu Utara secara khusus menyampaikan harapan dan tantangan kepada organisasi profesi IGI.

Kadisdik Luwu Utara secara resmi meminta IGI untuk turut berkontribusi aktif secara intelektual dengan merumuskan dan memasukkan rekomendasi usulan arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Luwu Utara.

Permintaan ini menegaskan posisi IGI bukan hanya sekadar wadah peningkatan kompetensi guru, melainkan juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam merancang peta jalan (roadmap) pendidikan daerah yang lebih adaptif terhadap teknologi.

Melalui sinergi yang terbangun dalam dialog ini, IGI Luwu Utara diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak profesionalisme guru, sekaligus memberikan sumbangsih pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan di wilayah Luwu Utara dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Foto Kegiatan:




Posting Komentar

 
Top